Sabtu, 09 Februari 2008

SEBUAH JEDA

Kita tertawa lalu terluka

Di ruang-ruang bawah sadar

kita adalah penyangsi

Selalu ada getir tersisa

ketika bertemu realita

Selalu ada ampas kepedihan

kala sanggama

lelapkan kita pada mimpi

januari 24, 2008

Tidak ada komentar: